
Sebagai pasangan yang serasi, mereka berdua memiliki karir yang sangat sukses di Oriflame, dan menjadi pasangan pertama di Indonesia yang meraih peringkat Double Diamond Director. Dengan bonus puluhan juta rupiah setiap bulannya, tak pelak mereka telah menuai hasil dari jerih payah mereka selama ini.
Awal mula mengikuti bisnis Oriflame
Tadinya Djun In tidak tertarik dengan bisnis Oriflame. Baginya bisnis sejenis ini hanyalah bualan saja, atau sekedar jual impian belaka agar orang-orang tertarik bergabung. Padahal dalam penerapannya di lapangan, sulit sekali untuk menjual produk-produknya dan merekrut. Namun seperti pendapat banyak orang; hidup itu sulit diprediksi pergerakannya.
Suatu hari dia dihubungi oleh temannya semasa SMA yaitu Cynthia Venika, katanya ada bisnis yang sangat bagus. Djun In sudah bisa menebak bahwa bisnis tersebut hampir sama dengan yang pernah ditekuninya dan saat itu dia menolak ajakan teman akrabnya tersebut, namun Cynthia mengatakan bahwa ini bisnis yang berbeda, produknya bagus, berkualitas tinggi dan mudah untuk dipasarkan. Djun In pun tetap menolak bisnis yang ditawarkan itu. Akhirnya Cynthia Venika mencoba untuk mengajak Djun In dengan alasan sudah 4 tahun tidak bertemu dan mau reuni. Memang, mereka bertemu dengan beberapa teman akrab lainnya, disitulah Cynthia menjelaskan semua keuntungan yang akan didapatkan kalau kita bergabung di Oriflame; penghasilan tak terbatas yang akan didapatkan nantinya, kebebasan waktu bekerja hingga bisa diwariskan nantinya. Jujur saja waktu itu Djun In tertarik dengan uang yang dipaparkan oleh Cynthia namun tetap saja dirasanya mustahil untuk didapatkan. Alasan bergabung pun adalah ingin mendapatkan sampel lipstick beragam warna yang diberikan apabila bergabung dengan Oriflame, sehingga dapat digunakan ke kantor. Ternyata Cynthia tidak membual, buktinya selain menemaninya untuk merekrut, produk Oriflame ternyata mudah dijual dan itu terlihat dari antusiasme teman-temannya di kampus yang kepincut dengan produk-produk Oriflame dan uang keanggotaan yang cukup terjangkau..
Bekerja penuh di Oriflame
Di tengah usahanya dalam menekuni bisnis Oriflame, Djun In sempat tergoda dengan bisnis sejenis lainnya, padahal saat itu peringkatnya sudah Director. ”Saya benar-benar menyesal” ujarnya. Akhirnya dengan jiwa besar dia kembali menekuni Oriflame. Tekadnya yang membara dia wujudkan dengan keluar dari pekerjaannya di kantor dan demi meraih kesuksesan dia keluar dari bangku kuliah dan fokus 100% di bisnis Oriflame. Memang, mengambil keputusan untuk fokus tidaklah mudah karena belum banyak yang bekerja penuh waktu di Oriflame, dan pihak keluarga pun banyak yang tidak mendukung. Di saat hampir putus asa, untunglah kakaknya yang ke lima tetap memberikan motivasi yang masih melekat di hatinya hingga saat ini, ”Kalau kamu angap pekerjaan ini baik demi masa depanmu, lakukanlah dengan serius dan berikan yang terbaik”, ujar Djun In mengutip petuah kakaknya.
Ternyata berkat kerja keras dan keseriusan hasilnya tidak percuma. Dalam kurun waktu empat tahun ia berhasil mencapai peringkat Diamond Director dan meraih Cash Award sebesar Rp. 42 juta, pin emas berhiaskan berlian, dan cincin emas. Djun In mengakui peringkat yang didapat bukanlah karena hasil kerja kerasnya sendiri, tapi karena kerjasama serta support dari seorang pria yang menjadi teman dekatnya (Hady Dinata W) yang sekarang menjadi suaminya. Waktu masih pacaran banyak sekali waktu yang digunakan untuk membangun bisnis Oriflame. Tapi mereka tidak menyesal karena sekarang setiap hari mereka selalu berdua. Di tahun 2005 mereka mendapat suatu kado yang terindah, yaitu peringkat Double Diamond Director. Rumah di Taman Palm Lestari Cengkareng dan rumah di BSD Tangerang serta mobil Honda CR-V, ditambah jalan-jlan gratis ke luar negeri bisa mereka nikmati. Kebahagiaan mereka semakin bertambah saat mengajak mama tercinta serta keluarga untuk merasakan perjalanan yang telah Oriflame berikan. ”Kuncinya adalah memiliki impian besar dan harapan untuk meraihnya, kerjakan semuanya dengan enjoy, jangan terpaku dengan kekurangan diri, dan selalu menjaga hubungan yang harmonis dengan Downline” ujar mereka. Dengan target untuk memperoleh passive income yang dahsyat, mereka bertekad untuk melakukan yang terbaik. ”Hal tersebut karena kami ingin mewariskan bisnis ini pada anak kami tercinta, Michael” ujar mereka.
Selasa, 27 Oktober 2009
DJUN IN dan HADY DINATA
Label: kisah sukses pejuang oriflame
Diposkan oleh ayoe ::kisahku bersama orifame:: di 21.59
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar