Kalau anda bergabung dengan suatu mlm, dan ternyata gagal,
Jangan salahkan sistem atau upline anda !
Itu karena anda tidak tahu apa yang (seharusnya) anda kerjakan.
It is not about the product. It's about people management.
Anda bisa saja mendapatkan banyak penghasilan dari menjual produk MLM.
Dan itu memang yang diinginkan oleh perusahaan.
Tapi ingat. Jika anda perlu mendapatkan passive income, anda perlu mencari orang yang mau membeli produk MLM anda dalam jangka panjang, bahkan ketika anda memutuskan untuk 'off'.
Tujuan perusahaan memang mendapatkan keuntungan dari penjualan produk. Semakin banyak produk yang terjual, maka semakin untung perusahaan.
Tapi...
Jika anda mengira anda dapat menikmati passive income setelah bertahun-tahun hanya menjual produk, anda SALAH BESAR.
Yang perlu anda lakukan, adalah merekrut member baru, dengan demikian member tersebut juga membeli produk anda.
Ingat, dengan menjadi member maka orang itu perlu membeli produk MLM tersebut.
Semakin banyak member yang anda rekrut, semakin banyak orang yang membeli produk tersebut, berarti jumlah penjualan anda juga semakin besar.
Anda sudah menjalani bisnis MLM bertahun-tahun, tapi begitu anda berhenti 'bergerak' pendapatan anda langsung turun ?
Itu karena anda tidak mewariskan kemampuan anda merekrut orang kepada downline anda.
Jika anda ingin menikmati passive income, yang perlu anda lakukan adalah "menjamin bahwa penjualan (grup) anda tetap berlangsung".
Artinya, tanpa anda bergerak pun, produk tetap terjual.
Produk tetap terjual berarti ada orang yang membeli produk tersebut, entah sebagai member atau sebagai konsumen biasa.
Kalau selama ini anda menjual produk kepada konsumen, tanpa menarik konsumen tersebut sebagai member, maka
anda perlu mengusahakan agar konsumen tersebut tetap membeli produk, meskipun anda sudah tidak 'bekerja' menawari konsumen tersebut.
Yang paling masuk akal, tentu saja adalah mengajarkan downline anda untuk mandiri.
Yaitu, downline anda tetap bisa merekrut member baru, meskipun tidak anda dampingi.
Kalau anda hanya mencarikan member baru untuk diberikan ke downline anda (spill over) tanpa mengajari downline anda ilmu2 yang anda punyai untuk merekrut member baru,
maka downline anda tidak akan bisa mencari member sendiri tanpa campur tangan anda.
Akibatnya, begitu anda memutuskan untuk istirahat, downline anda juga tidak bergerak, dan akibatnya jumlah penjualan grup anda pun menurun.
Hilanglah sudah kesempatan untuk mendapatkan passive income.
Satu fakta yang anda perlu ketahui. Prinsip Pareto menyebutkan bahwa 80% dari penjualan anda diperoleh dari hasil kerja 20% klien (downline) anda.
Berarti, kalau anda punya 100 orang downline, anda perlu menyadari bahwa hanya 20 orang yang benar-benar bekerja menyumbang 80% hasil penjualan anda.
That's why : it's not about the product. It's about people management.
sumber : http://sukses-di-mlm.blogspot.com
Jumat, 30 Oktober 2009
Gagal di MLM
Label: Serba-serbi MLM
Diposkan oleh ayoe ::kisahku bersama orifame:: di 08.19
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar